Istifadah KBM 22 Pesantren Siber Bandung

1/05/2020

Kamis, 19 September 2019

                Alhamdulillah....Hari ini merupakan hari ke-25 sejak Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai, sekitar pukul sembilan pagi kami semua sudah berkumpul didalam kelas. KBM hari ini diisi oleh Kang Basyir melanjutkan pembahasan pemrograman java -artinya aplikasi yang kami gunakan hari ini adalah Eclipse for Java Developer-. Pada pertemuan sebelumnya kami telah mempelajari tentang array yaitu suatu himpunan dari data-data yang dimiliki. Pada pertemuan kali ini, Kang Basyir melanjutkan pembahasan tentang fungsi atau metoda.
                Kang Basyir menjelaskan bahwa metoda -yang juga sering disebut fungsi- adalah kumpulan kode/perintah yang akan berjalan ketika dipanggil. Asal mula adanya metoda/fungsi ini berasal dari prinsip pada matematika. Ketika pelajaran matematika kita sering melihat seperti ini : y = (x + 2) * x yang mana y = f(x) maka berubahlah menjadi f(x) = (x + 2) * x. Jika kita masukan angka 10 maka akan menjadi f(10) = (10 + 2) * 10 , hasilnya adalah 120. Nah prinsip seperti ini lah yang dipakai dalam metoda, karena poin penting pada angka-angka diatas adalah bagian ini : f(x) = (x + 2) * x.  Dengan adanya f(x) tadi akan memudahkan penulisan penghitungan kedepannya karena nantinya tidak perlu ada pengulangan tulisan lagi. Nah begitu pula pada pemrograman, kita sering melakukan penulisan perintah/kode yang sama secara berulang-ulang dan untuk menjadikannya efektif tanpa harus diulang-ulang maka dibuatlah metoda ini. Tujuan utama penggunaan metoda adalah agar kita bisa mendefinisikan satu kode yang dapat digunakan berkali-kali secara berulang ketika dipanggil tanpa harus mengulang penulisan, metoda juga membuat koding menjadi lebih rapih dan enak dilihat.
                Metoda ini diawalai dengan penulisan dua buah modifier yaitu : Access Modifier & Acces Non-Modifier. Access modifier terdiri dari Public (kode pada metoda dapat dipanggil selama masih dalam satu project), Protected (kode pada metoda dapat dipanggil selama masih dalam satu package), Private (kode pada metode hanya dapat dipanggil jika masih dalam satu class), dan default/tidak diisi (maka secara otomatis akan teratur ke Private alias hanya bisa dipanggil dalam satu class). Adapun  access non-modifier terdiri dari final, abstract, static, dll. Kang Basyir mengatakan bahwa istilah-istilah ini akan ditemukan dalam konsep OOP.
                Tipe data metoda pada java terdapat dua jenis yaitu tipe data void & non-void (Semua tipe data dapat digunakan pada metoda). Untuk tipe data non-void, nantinya harus memberikan kembalian “return”. Adapun standar penulisan nama method pada java adalah dengan diawali hurup kecil jika terdapat lebih dari satu kata maka menggunakan cara penulisan camel case (Tidak memakai spasi dan awal huruf kata selanjutnya adalah Kapital) contoh : tampilNama(), iniHanyaSebuahContoh(). Dalam membuat metoda, kita dapat memasukan parameter yang nantinya nilai yang dimasukan kedalam parameter akan digunakan sebagai variabel yang dikirimkan dari pemanggil metoda. Sebagai contoh -pada metoda- kita memasukan parameter: hitungLuas(int panjang, int lebar), maka saat kita membuat pemanggil kita menulis : hitungLuas(100, 50) -dimana angka 100 adalah panjang & 50 adalah lebar(sesuai apa yang ada pada metoda)-. Adapun penulisan return digunakan sebagai cara metoda memberikan hasil & menghubungkannya kepada pemanggil metoda (ini khusus untuk tipe data non-void). Berikut ini contoh pemanggilan metoda tipe data non-void :

package coba.coba;

public class CobaMetoda {
       public static void main(String[] args) {
              CobaMetoda persegiPanjang = new CobaMetoda();
              int panjang = 200;
              int lebar = 100;
              System.out.println("Panjang: " + panjang);
              System.out.println("Lebar: " + lebar);
              System.out.println("Luas: " + persegiPanjang.hitungLuas(panjang, lebar));
              System.out.println("Keliling: " + persegiPanjang.hitungKeliling(panjang, lebar));
      
       }
       int hitungLuas(int panjang, int lebar) {
              int luas = panjang*lebar;
              return luas;
       }
       int hitungKeliling(int panjang, int lebar) {
              int keliling = (panjang*2) + (lebar*2);
              return keliling;
              }
}

Lalu berikut ini contoh pemanggilan metoda tipe data void :

package coba.coba;

public class Metoda {
       public static void main(String[] args) {
              Metoda metoda = new Metoda();
              metoda.tampilHai();
              metoda.tampilNama("Mohammad Salah");
       }
       void tampilNama(String nama) {
              System.out.println(nama);
       }
       void tampilHai() {
              System.out.println("Hai");
       }
}

      Itulah beberapa hal yang saya pelajari hari ini, semoga Allah senantiasa menjadikan kita orang yang lisannya selalu basah untuk melantunkan Al-Qur’an dan berdzikir kepada-Nya....Aamiin

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »